Logo adalah sebuah symbol yang dirancang untuk mewakili karakter dan menjadi identitas dari sebuah perusahaan, lembaga atau produk. Logo terdiri dari dua bagian yaitu logogram (ikon, symbol visual), dan logotype (inisial, nama perusahaan dalam bentuk teks). Logogram bisa dibentuk dari permainan huruf inisial tersebut.
Logo merupakan penyajian grafis yang akan menjadi “wakil” perusahaan dalam image khalayak. Ketika khalayak dihadapkan pada suatu bentuk grafis tertentu sebagai sebuah stimulus, otak akan memberi makna melalui asosiasi dengan atribut-atribut tertentu. Inilah yang membentuk citra (image), jika “bentuk grafis” (logo) itu merupakan wakil sebuah perusahaan. Itulah yang disebut corporate image. Corporate identity adalah sesuatu yang disodorkan oleh perusahaan, dan corporate image adalah persepsi khalayak terhadap identitas yang disodorkan.
Logo adalah bagian identitas yang bersifat fisik, sehingga acap disebut sebagai visual identity. Visual identity ini diharapkan dapat memberi makna yang universal melintas batas geografis dan budaya. Logo diharapkan menjadi jendela untuk masuk ke dalam persepsi khalayak. Jadi mendesain logo tidak dapat lagi hanya sekedar imajinasi.
Prinsip pembuatan logo adalah :
Convey the right messages.
Logo yang didesain ini harus dapat menyampaikan pesan yang ingin dikomunikasikan kepada khalayak. Pemilihan makna, warna, dan bentuk harus sesuai dengan pesan yang ingin dikomunikasikan kepada khalayak. Karena sebuah logo dapat diartikan sebagai big messages in a small space.
Distinctive
Logo merupakan visualisasi yang unik agar tampak menonjol. Didukung pula oleh simbol/filosofi yang unik untuk membedakan diri dengan kerumunan (stand out from the crowd) sehingga menimbulkan imagery transfer. Dengan keunikan (uniqueness) tersebut khalayak akan langsung mengenal dan tidak lagi berpikir panjang ketika melihat logo ini. Di sini, orisinilitas menjadi penting.
Legibility
Logo harus dapat dengan mudah dibaca/dipahami, sesuai dengan fungsi logo untuk membungkus identitas dan kepribadian perusahaan. Sehingga dengan melihat sepintas, khalayak memahami makna logo dan perusahann yang diwakilinya.
Ageless
Logoharus dapat seiring dengan perkembangan perusahaan, sehingga dapat dipertahankan dalam jangka waktu lama. Perusahaan membutuhkan kestabilan image dalam jangka panjang yang divisualisasikan dalam logo.
Applicable
Logo harus dapat diaplikasikan ke dalam semua jenis material bisnis secara efektif dan efisien.
